AYO MENGHAFAL AL-QUR'AN: Mari bergabung menjadi penghafal Al-Qur'an dalam grup whatsapp dengan metode MANDIRI: 1.Sistematis, 2. Informatif 3. Simpel; Info & Pendaftaran Ikhwan klik MUSHAF1 dan Akhawat klik MUSHAFAH 1KONSULTASI WARIS ISLAM. Butuh solusi masalah waris keluarga online dan cepat ? klik KONSULTASI

Tata Cara dan Contoh Pembagian Waris Secara Islam

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Keutamaan Hukum Waris Secara Islam

Hukum Kewarisan menurut hukum Islam sebagai salah satu bagian dari hukum kekeluargaan (Al-ahwalus Syahsiyah) sangat penting dipelajari agar supaya dalam pelaksanaan pembagian harta warisan tidak terjadi kesalahan dan dapat dilaksanakan dengan seadil-adilnya, sebab dengan mempelajari hukum kewarisan Islam maka bagi ummat Islam, akan dapat menunaikan hak-hak yang berkenaan dengan harta warisan setelah ditinggalkan oleh muwarris (pewaris) dan disampaikan kepada ahli waris yang berhak untuk menerimanya. Dengan demikian seseorang dapat terhindar dari dosa yakni tidak memakan harta orang yang bukan haknya, karena tidak ditunaikannya hukum Islam mengenai kewarisan. Hal ini lebih jauh ditegaskan oleh rasulullah Saw. Yang artinya:
“Belajarlah Al Qur’an dan ajarkanlah kepada manusia, dan belajarlah faraidh dan ajarkanlah kepada manusia, karena sesungguhnya aku seorang yang akan mati, dan ilmu akan terangkat, dan bisa jadi akan ada dua orang berselisih, tetapi tak akan mereka bertemu seorang yang akan mengabarkannya (HR. Ahmad, Turmudzi dan An Nasa’I”).

1. Materi Pendukung Tata Cara Pembagian Waris

Untuk dapat membagi waris secara benar, perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan persiapan dan tata aturan sebelum membagikan waris. Ada baiknya anda membaca postingan saya sebelumnya, yakni :
'Aul, Radd. dll.
Setelah dipahami penjelasannya, mulailah belajar menganalisa contoh-contoh kasus pembagian waris dengan berbagai variannya.


2. Metode dan tahapan membagi warisnya, adalah:

1. Inventarisir siapa saja ahli waris yang beroleh bagian.
2. Tentukan bagian masing-masing ahli waris.
3. Jika jumlah bagian total belum bulat, samakan penyebutnya.
4. Jika penyebut sudah sama dan jumlah bagian sudah bulat, jadikanlah masing-masing ke bentuk persen agar lebih mudah dipahami.

3. Contoh - Contoh Cara Pembagian Waris Islami

silsilah keluarga
Grafik Silsilah Kelurga
Di dalam sebuah keluarga besar terdiri dari seorang bapak/kakek, ibu/nenek, suami, isteri,  anak laki-laki, dan 2 anak perempuan, bagaimanakah cara pembagian warisnya jika salah satu dari mereka mati ?
(Status ahli waris bisa berubah sesuai atau dinisbatkan dengan si mati).

Soal 1. Jika (C)suami meninggal dunia, siapa sajakah ahli warisnya, dan berapakah bagiannya ?
waris jika suami meninggal
Gambar 1. Tata Cara Pembagian Waris.
Penjelasan:
-Sisa 13 harus dibagi rata menjadi 4 (2 bagian untuk anak perempuan+2 bagian untuk seorang anak laki-laki).
-Kalau tidak bulat hasilnya, kalikan saja 13 x 4, kalikan juga hasil bagian ahli waris lain dan penyebutnya dengan angka yang sama: 4.
Mudah kan ?

Soal 2. Bagaimana jika (A) bapak yang meninggal dunia, siapa saja ahli warisnya, dan berapa bagian masing-masing ?

metode membagi waris
Gambar 2. Penyelesaian Soal 2

Penjelasan:

Kolom A. Status ahli waris harus selalu dinisbatkan dengan si mati. Karena yang meninggal bapak maka terjadi perubahan status:                              "Ibu" berubah menjadi "isteri (nya si mati)".   "Suami" berubah menjadi "Anak (nya si mati)". B2 tidak dapat karena cuma besan - D bukan ahli waris karena menantu - E,F,G, dalam hal ini adalah cucu, tidak mendapat bagian waris karena terhalang oleh bapaknya (C).
Kolom B,C dan D rasanya cukup mudah dipahami.
Soal 3. Jika yang meninggal adalah E (Anak Laki-laki) siapa sajakah ahli warisnya, dan berapa bagian masing-masing ?
Penjelasan: 
Kolom A. (C) "Suami" berubah menjadi "Bapak (nya si mati)". (D) "Isteri " berubah Menjadi "Ibu (nya si mati)". F dan G berubah menjadi "Saudara perempuan (nya si mati)".
tahapan membagi waris
Gambar 3. Penyelesaian soal 3.
Kolom B. Mestinya ibu mendapat bagian 1/3 karena si mati tidak punya anak, tetapi karena si mati memiliki 2 saudara atau lebih ( di sini F dan G) maka bagian ibu menjadi 1/6. (Q.S. An-Nisa: 11). Akan halnya saudara-saudara perempuan, mereka tidak mendapat bagian karena terhalang oleh "Bapak", kehadiran mereka hanya mengurangi bagian ibu dari 1/3 menjadi 1/6.
Soal 4.
Assalamu'alaikum wr.wb ustaz yg dirahmati Allah.
Ibu sy wafat 15 thn yg lalu saat itu msh ada kakek&nenek. Namun saat itu warisan belum dibagi. Kemudian ayah sy wafat 1 tahun yg lalu dg meninggalkan istri (tanpa anak) & selama menikah dg beliau tidak ada aset yg bertambah hanya menyewa tanah untuk berkebun (lahan produktif). Saat ini kami ingin membagi warisan. Kami 3 bersaudara. 1 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Bagaimana pembagian warisan mengingat kami belum berniat menjual aset-aset (tanah & rumah) yg org tua tinggalkan. Apakah ibu tiri & nenek (dr ibu) masih dapat hak waris? 
Sy minta arahan dr ustaz. 
Jazakumullah khairan katsiro.
Jawab:
'Alaikum salam wr. wb. 
Terima kasih telah memberi kesempatan saya untuk membantu menyelesaikan masalah waris pada keluarga anda.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembagian waris menurut hukum Islam, diantaranya:
1. Yang disebut HARTA WARISAN adalah : semua harta peninggalan dari si mati (saja), baik dari perolehan, peninggalan, pemberian atau dari jalan manapun yang telah dinyatakan sah sebagai milik ybs. jadi pisahkan dulu, mana yang harta milik ayah, dan mana yang milik ibu.
2. Jika yang meninggal lebih dari satu orang dengan ahli waris yang berbeda, maka proses pembagiannya dipisahkan berdasarkan urutan kronologis kematian.
A. DATA INPUT:
     * Yang meninggal: ibu dan ayah.
     * Ahli waris: kakek (ayahnya ibu anda), nenek (ibunya ibu anda), ayah, isteri (ibu tiri anda), anak laki-laki dan anak perempuan 
     * Harta pusaka : rumah dan tanah.
B. PERTANYAAN:
     [1].Cara pembagian waris keluarga anda
     [2].Waktu pembagian: jika belum berniat menjual harta pusaka.
     [3].Apakah ibu tiri dan nenek dari ibu masih dapat hak waris ?
C. JAWABAN:
[1]. Cara pembagian waris dalam keluarga anda adalah,sbb.:
      1.A. Ketika ibu anda meninggal dunia (lihat lampiran tabel 1)
      1.B. Ketika ayah anda meninggal dunia (lihat lampiran tabel 2)

[2]. Waktu pembagian waris:
     - Jika memungkinkan, sebaiknya harta warisan dibagikan secepatnya, agar para ahli waris sempat menikmati hak bagiannya, disamping mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. 
     - Akan tetapi jika karena alasan tertentu hendak ditunda, silakan saja asal semua ahli waris menyepakatinya, dan tidak ada kekhwatiran ada kemudharatan/kerugian.
[3]. -Ibu tiri tidak mendapat waris jika yang meninggal adalah anak tiri, tetapi jika yang meninggal adalah suaminya, maka dia beroleh bagian waris karena statusnya sebagai "Isteri" (lihat tabel 2).
     - Nenek dari ibu mendapatkan waris jika ibu anda yang meninggal (karena ibu anda adalah anaknya- tabel 1), tetapi jika yang meninggal dunia adalah ayah anda, si nenek tidak mendapat bagian, kerena ayah anda adalah "menantu." (tabel - 2).
SARAN:
Sebaiknya saat pembagian warisan, dibuatkan semacam berita acara yang ditandatangani semua ahli waris dan para saksi, untuk menghindari pengingkaran, sengketa dan tuntutan di kemudian hari.
Semoga bermanfaat.

Soal 5.
Assalaamu'alaikum. Wr. Wb.
Selamat siang pak Ustadz. Terimakasih atas responnya. Saya mengirim infaq dengan maksud meminta bantuan pak ustadz atas masalah pembagian waris menurut islam .
Adapun kronologisnya sebagai berikut :
Pada saat ibu saya meninggal, hal2 yang ditinggalkan adalah :
- Bapak saya
- Harta yg didapat selama pernikahan bpk ibu sebesar 250jt rupiah. 
-4 anak laki2 dan 6 anak perempuan.
- kedua orangtua ibu .
Selama hidup ibu saya adalah bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Sepeninggal ibu, 2 anak laki dan kedua orang tua ibu meninggal dunia.
Kemudian bapak saya menikah lagi dengan ibu baru dan dikaruniai 1 anak perempuan dan 1 anak laki. Kemudian Bapak saya meninggal dunia dengan harta yang ditinggalkan selama menikah dengan ibu baru tsb sebesar 150jt rupiah. Pekerjaan ibu baru adalah juga ibu rumah tangga. Saat meninggal kedua orang tua dari bpk saya sdh meninggal duluan.
Dengan kronologis tersebut mohon bantuan ustadz bagaimana pembagian warisnya.
Atas bantuan ustadz kami ucapkan terimakasih.
Wass. Wr. Wb.
Jawab.
'Alaikum salam Wr. Wb.
Ibu xxx yang dirahmati Allah, terima kasih ibu telah menghubungi kami dan berkomitmen dengan pembagian waris berdasarkan syari'at Islam. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan pembagian waris ini, diantaranya:
1. Bahwa yang dimaksud harta warisan adalah harta peninggalan yang sah menjadi milik si mati (saja), bukan harta gono-gini sebagaimana yang dipakai dalam hukum adat dan hukum waris negara (KHI). Hitunglah berapa kira-kira besaran saham (kepemilikan ibu anda dalam 250 juta itu), jika sulit, bisa diambil kesepakatan dengan semua ahli waris, hal ini dibenarkan menurut syari'at, (silakan baca artikel kami, ( Harta Gono-Gini )
Untuk pembagian waris kasus keluarga anda, silakan anda cari tahu kepemilikan saham masing-masing alm./almarhumah; saya akan berasumsi bahwa 250 juta yang pertama milik ibu semua, dan 150 juta yang kedua adalah milik bapak semua; anda cukup memperhatikan prosentase perolehan masing-masing ahli waris.
2. Bahwa yang dimaksud ahli waris adalah orang yang mempunyai hubungan keluarga, perkawinan, serta masih hidup saat pewaris meninggal dunia. Maka 2 saudara laki-laki sekandung anda yang meninggal sebelum bapak, hanya mendapat bagian dari warisan ibu saja, yang bagiannya diserahkan kepada ahli warisnya.
INPUT DATA: (Kasus I):
1. Pewaris: ibu
2. Harta warisan: Rp. 250 juta.(belum dipilah berapa yang milik ibu)
3. Ahli waris: 
   - Suami
   - Ayah
   - Ibu
   - 4 Anak laki-laki
   - 6 Anak perempuan
INPUT DATA (Kasus II): 
1. Pewaris: Bapak
2. Harta Warisan: Rp. 150 juta (belum dipilah berapa yang milik bapak)
3. Ahli Waris: 
   - Isteri (kedua):
   - 3 Anak laki-laki
   - 7 Anak perempuan
PERTANYAAN:
   - Bagaimana pembagian warisnya ?
JAWABAN:
A. Saat Ibu meninggal dunia, ahli waris dan bagiannya adalah, sbb.:
Keterangan:
- Anak laki-laki dan perempuan mendapat sisa (ashabah) sebesar 5/12, dengan komposisi bagian anak laki-laki = 2x bagian anak perempuan. 
- Karena 5 tidak bisa dibagi 12, maka 12-nya dikali jumlah bagian anak =14 (lihat kolom X); dan bagian ahli waris yang lain juga mengikuti dikalikan 14.
B. Saat bapak meningal dunia, maka ahli waris dan pembagian warisnya adalah sbb.:

Keterangan:
- Kolom x adalah jumlah bagian untuk semua anak, = 13.
- Sisa untuk anak 7/8 tidak bisa dibagi 13, maka 13 dikalikan 8, perolehan waris isteri juga dikali 13 agar imbang.
Demikianlah ibu xxxyang bisa saya bantu, jika ada hal yang ingin ditanyakan lagi jangan segan untuk menghubungi 0856 xxxxxxxx   tanpa harus memberi infaq lagi. Semoga Allah memberi hidayah dan rahmatNya kepada kita semua, amin. Allaahu a'lam.
Saya cukupkan dulu, kiranya metodenya bisa dimengerti, dan contoh-contohnya bisa mewakili untuk soal-soal yang sejenis. Semoga Bermanfaat.
Ingin konsultasi waris online ? klik di sini.

                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ        
      “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Ayo bergabung menjadi PENGHAFAL AL-QUR'AN dalam grup whatsapp. Info dan pendaftaran untuk ikhwan klik MUSHAF 1 dan untuk akhawat klik MUSHAFAH 1
Sumber: 
Fikih Sunnah 14, Sayyid Sabiq, Penerbit: PT.Al-Ma'arif, Bandung.
Al-Fara'id, A.Hassan, Penerbit: Pustaka Progressif

257 komentar:

«Terlama   ‹Lebih tua   201 – 257 dari 257
Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam wr. wb.
Bapak yang dirahmati Allah, menurut hukum Islam, pembagian dan ahli waris isteri bapak adalah sbb.:
1. Yang dibagi sebagai warisan adalah hanya harta milik isteri almarhumah saja, baik berasala dari pendapatan, penerimaan, pemberian maupun pembelian, sementara yang menjadi milik bapak, tidaklah ikut dibagi.
2. Ahli waris isteri anda adalah sbb.:
- Bapak:6/36 atau 16.66%.
- Ibu: 6/36 atau 16,66%.
- Suami:9/36 atau 25 %.
- Anak Perempuan:5/36 atau 13,88%.
- Anak laki-laki: 10/36 atau 27,77%.
Semoga bermanfaat.

muh.rizal pramayanto mengatakan...

assalamualaikum wr wb...
salam pak ustad...

saya punya tante yg sudah meninggal 4 bulan yg lalu tetapi dia tidak memiliki suami dan anak,dia punya saudara kandung ada 5, 3 laki2, 2 perempuan., yang masih hidup tinggal 3, 2 perempuan, 1 laki2. sedangkan anak dari saudara tante saya yg sdh meninggal duluan menuntut pembagian harta warisan untuk dibagikan kepada dia. apakah saudara tante saya yg sdh meninggal deluan dari tante saya dapat diberikan harta warisan. dan cara pembagiannya bagai mana pak ustad.

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam wr. wb.
Saudara Muh Rizal yang dirahmati Allah.
Jika tante anda juga sudah tidak mempunyai orang tua lagi, maka harta warisannya untuk para saudara. Dan karena syarat ahli waris itu dia masih hidup ketika si pewaris meninggal, maka hanya saudara yang masih hidup saja yang berhak menerima harta warisan, sementara yang ditakdirkan Allah meninggal lebih dulu, dia tidak beroleh bagian dan tidak diturunkan kepada para anaknya, hanya Al-qur'an menganjurkan agar mereka diberi sekedarnya (Q.S.An-Nisa: 8).
Jadi menurut hukum Islam, pembagian harta warisan tante anda adalah:
- 1 Saudara laki-laki: 1/2
- 2 Saudara perempuan, masing-masing: 1/4.
Semoga bermanfaat.

allan sukmanda mengatakan...

Assalamu Alaikum Wr Wb.,maaf pak ustad mohon petunjuk dan bantuan.Abah Saya meninggsl lk 35 th yll.meninggalkan warisan sebidang tanah luasnya lk 1 hektar.kami 3 saudara satu laki laki (meninggal 5 th yll) meninggalkan 3 orang anak laki laki.satu orang isteri yang sudah menikah satu tahun setelah alm meninggal,setelah alm meninggal saya yg membiayai sekolah keponakan.saya punya anak 2 orang satu perempuan dan satu laki laki.adek saya punya satu orang anak laki laki.Ibu kami masih hidup dan tinggal bersama Saya tapi sudah pikun.pertanyaan siapa saja yang berhak mendapat warisan dan pembagiannya bagaimana terima kasih Wassalamu Alaikum Wr Wb

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam Wr. Wb.
Bapak Allan Sukmanda, ketika abah anda meninggal, maka semua warisan miliknya diberikan kepada isteri (ibu anda)1/8, dan sisanya yang 7/8 diberikan kepada 3 anaknya, sayang anda tidak menyebutkan jenis kelamin masing-masing anak sehingga kami tidak bisa memberitahukan bagian masing-masing anak.
Untuk adik anda yang meninggal, maka hartanya diberkan kepada:
1. Isteri: 3/24
2. 3 Anak laki-laki, masing-masing: 7/24
Isterinya tetap dapat warisan walau sudah menikah lagi, karena saat alm. meninggal, dia masih sebagai isteri dan sudah berhak atas pemilikan harta peninggalan suaminya.
Semoga bermanfaat.

Herry Chikyu mengatakan...

ASSALAMUALAIKUM, WR.WB
ADA YANG MAU SAYA TANYAKAN TENTANG PEMBAGIAN HARTA WARISAN TANAH DAN BANGUNAN SERTA UANG TUNAI..DARI AYAH SAYA, IBU SAYA SUDAH MENINGGAL, SAYA HANYA PUNYA SAUDARA KANDUNG 1 (LAKI - LAKI),
MOHON DI JAWAB TENTANG HAK AHLI WARIS DAN SISTEM PEMBAGIANNYA, TERIMA KASIH.

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam wr. wb.
1. Inventarisir semua peninggalan orang tua dan kurskan dalam taksiran jumlah rupiah.
2. Sebelum dibagikan, hendaknya lunasi dulu hutang almarhum (jika ada) dan wasiatnya (jika ada) dengan harta warisan tsb.
3. Jika ayah dan ibu sudah tidak memiliki orang tua lagi dan hanya meninggalkan 2 anak laki-laki, maka harta warisan dibagi dua orang sama rata.
Semoga bermanfaat.

koni permatasari mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb.
Pa ustad saya ada pertanyaan ayah sudah meninggal 19th yg lalu ibu meninggal baru 4blnan nah ayah sm ibu itu tidak memiliki anak kandung hanya memiliki anak angkat terus ibu saya memiliki adik tiri ayah sudah ga mempunyai adik kandung...itu pembagian hartanya gimana ya pa ustad tolong pencerahannya...terimakasih
Wassalamuaikum..

mahmud haris mengatakan...

ass.wr.wb
pak ustad kami mohon bantuan jawaban, tentang pembagian harta waris.
kronologisnya begini pak ustad pada tahun 2012 bulan maret saudara kandung laki" saya meninggal dunia, dengan meninggalkan seorang mantan istri ,seorang anak perempuan(berkeluarga) ,satu anak angkat laki"(berkeluarga), 3 saudara kandung laki" ,dan satu saudara perempuan.
sebagai ahli waris telah menyelesaikan tentang memandikan,mengkafankan,menyolatkan,dan menguburkan jenazah.

saat itu kami telah meng-infentarisir atau menjumlah harta tinggalan alm. kurang lebih 10milyar, ketika kami ingin menyelesaikan dan memusyawarahkan harta tinggalan kakak kandung kami, terkesan seperti di halang-halangi oleh mantan istri dan anak angkat laki-laki tsb.

pertanyaan kami ialah.....

1.kapan sebaiknya harta waris tsb diserahkan kepada para ahli warisnya?
2.siapakah yang berhak menjadi dan mendapatkan harta waris dari alm?
3.berapa bagian harta waris bagi anak perempuan satu-satunya, mantan istri, dan 3 saudara kandung laki kandung?
4.apakah anak angkat berhak mendapatkan harta waris padahal sudah di beri harta wasiat wajibah?
5.ap ancaman Allah SWT bagi ahli waris yang menutupi/sengaja menghalangi pembagian harta waris tsb?
6.bagaimanakah langkah terbaik bagi kami untuk mengatasi masalah ini?

demikian atas jawaban pak ustad sangat kami harapkan dan kami ucpakan terimakasih
mohon atas jawaban tsb tolong di kirim ke email lightwing29@gmail.com

wassalamualaikum Wr.Wb.

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam wr. wb.
Maaf ibu, keterangan ibu kurang detail. apakah almarhm ayah dan ibu masih memiliki orang tua? apakah ada memiliki keponakan dari saudara laki-laki? dan apakah saudara tiri ibu itu laki-laki/perempuan. sebapak atau seibu?
Kami tidak bisa mengkalkulasi pembagian karena tidak jelasnya keterangan, hanya perlu diketahui bahwa anak angkat itu dalam hukum waris Islam tidak memperoleh bagian waris sebagaimana anak kandung.
Sebaiknya ibu menggunakan fasilitas KONSULTASI WARIS ONLINE saja, silakan klik running text di atas.

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk bapak Mahmud Haris,
'Alaikum salam wr.wb. pertanyaan detail begini mestnya bapak menggunakan KONSULTASI WARIS ONLINE sehingga jawabannya detail dan bisa dikirim ke email.
1. Segera setelah proses pengurusan jenasah dan duka cita selesai.
2-3. Isteri: 1/8, Anak perempuan: 1/2, sisanya untuk para saudara, dimana saudara laki2 mendapat 2x bagian perempuan.
4. Q.S. Al-Fajr: 19, Annisa: 14 dll.

marliana saraswati mengatakan...

Assalamu alaikum wr. wb
pak ustad..
suami saya meninggal 4 tahun yang lalu, kami mempunyai 1 anak perempuan,

bagaimana cara membagikan harta warisan suami saya, jika masih ada =
-ibu ( ibu mertua saya) ,
-1 kakak kandung laki2 dari suami saya
- 1 kakak tiri perempuan dari suami saya

jika harta itu senilai 700 juta.

semoga Pak ustad bisa membantu menjelaskan, karena selalu terjadi perdebatan di keluarga suami karena minim ilmu tentang pembagian warisan..

terima kasih
wassalamu alaikum wr. wb :)

Duff Rahman mengatakan...

aslmkum...wr.wb.pa ustadz
mohon petunjuk nya dr pa ustadz..
(Alm)Kakek +(Alm)Nenek dr Bapak sya punya 4 rmh yang di tinggalkan sblum meninggal.dia punya anak 2 ( 1 pr.dan 1 lk)
trus dr anak permpuan punya anak 2 (1 pr dan 1 lk).status cucu.dan dari yang laki2 punya anak 3 ( 2 lk dan 1 pr) status cucu.
yang menjadi pertanyaannya..brp bagian buat anak permpuan dan anak laki2..tetapi anak yg prempuan itu dh meninggal dunia dluan sblum kakek+nenek meninggal..mohon petunjuknya pa ustad..

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Ibu Marliana Saraswati
'Alaikum salam Wr. wb.
Ahli waris dan bagiannya adalah:
- Ibu: 4/24
- Isteri: 3/24
- Anak perempuan: 12/24
- Saudara kandung laki-laki: 5/24
Saudara tiri tidak mendapat bagian karena terhalang saudara kandung.

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Sdr. Duff Rahman
'Alaikum salam wr. wb.
Salah satu syarat menjadi ahli waris adalah "dia masih hidup ketika pewaris meninggal dunia". Berdasarkan hukum Islam, hanya anak yang masih hidup yakni anak laki-laki yang menjadi pewarisnya dengan mengambil semua harta warisan. Adapaun anak perempuannya tidak mendapatkan waris dan tidak pula diturunkan ke cucunya. Tapi Islam menganjurkan ager mereka diberi bagian sekedarnya (uang kerohiman) (Q.S. An-Nisa: 8).
Semoga bermanfaat.

T Zakir mengatakan...

Assalamua'laikum...
Ayah meninggal
Neninggalkan
seorang Istri
2 ank laki2
3 Ank prmpuan
1 orang saudara seibu seayah...
Bagaimana cara membaginya...
Tlg jwban nya....

SiPoet mengatakan...

Assalamu'alaikum Wr. wb.
Salam kenal sebelumnya P. Ustad.
Sebelumnya disini yang menjadi Pewaris adalah ayah saya.
Ada pertanyaan yang ingin saya tanyakan berkenaan pembagian harta waris dalam hukum Islam.
1. Dasar hukumnya pembagian warisan, Al-Qur'an dan hadistnya?

2. Apa yang akan diterima (hukuman) bagi pewaris bila ahli waris membagikannya tidak menurut syari'at Islam.

3. Bagaimana pembagiannya kepada ahli warisnya dengan kondisi keluarga di saya:
- Ayah pernah menikah (istri I) dan mempunyai 1 orang anak laki-laki (Berkeluarga), lalu cerai hidup.
- Menikah lagi (Istri II, ibu saya) dan memiliki 1 orang anak laki-laki (Berkeluarga), 2 orang perempuan (Sudah berkeluarga semua), lalu Ibu saya meninggal dunia 21 thn yang lalu (1994).
- Menikah lagi (Istri III, Ibu Tiri) dan memiliki hanya 2 orang anak perempuan (masih 1 ayah) dan masih sekolah.
Dengan kondisi perjalanan seperti yang sampaikan di atas, sekiranya Ustadz bisa membantu dalam hal bagaimana saya dan keluarga yang ditinggalkan Ayah membagi warisan yang ditinggalkan. Ayah meninggal pada tahun 7 thn yang lalu (2008), kedua orang tuanyapun sudah meninggal (kakek-nenek) dan baru sekarang ada rencana pembagian harta peninggalannya (Warisan).

Sebelum dan sesudahnya terima kasih.
Maaf, bila begitu panjangnya cerita saya. Semoga kesehatan senantiasa diberikan oleh-Nya kepada Ustadz....Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

PAKET HANDLE UMRAH mengatakan...

Assalamuallaikumm

Ustad
Sy mau konsultasi...orang tua istri sy meninggal dunia...istri yg pertamanya sudah meninggal sebelumnya... Kemudian nikah lagi...dan tidak memiliki anak dr istri yg kedua... Hanya ada 4 orang anak perempuan dr istri yg pertama... Dan ada 1 kk kandung laki2..dan 3 saudara kandung perempuan... Untuk pembagian harta warisannya seperti apa ya Ustad... Mohon petunjuknya pembagian secara hukum islamnya...

Terima Kasih

Wassalamuallaikum
Hadi

coda bujuki mengatakan...

Ass. P. Ustadz mohon pencerahan, saya punya warisan dari kakek sebidang tanah tapi belum dibagi sampai saat ini . Kakek mempunyai 3 orang anak laki2 tapi sudah meninggal semua termasuk kakek, saat ini ahli warisnya yang hidup adalah
1. Dari Anak pertama tinggal 1 istri 4 anak ( 3 laki, 1 perempuan ).
2. Anak kedua tinggal 1 istri 4 cucu ( 1 perempuan, 3 laki2 ) semua anak meninggal.
3. Anak ketiga 1 istri 1 anak petempuan
Mohon pencerahan bagaimana pembagian warisnya terima kasih P. Ustadz ( Rudi Sby )

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam Wr.Wb.
Ahli waris dan bagiannya:
1. Istri: 1/8 (12,5%).
2. 2 Orang anak laki-laki masing-masing: 2/8 (25%)
3. 3 Anak perempuan masing-masing: 1/8 (12,5%).

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Paket Handle Umrah.
'Alaikum salam wr.wb.
Jika alm.bapak mertua sudah tidak memiliki orang tua lagi, maka ahli waris dan pembagiannya adalah:
1. Isteri (ke-2): 3/24
2. 4 Anak perempuan masing-masing: 4/24 (4/24)
3. 1 Saudara kandung laki: 2/24
4. 3 Sdr kandung perempuan: 1/24

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Sdr. Si Peot
1. Silakan klik http://www.jadipintar.com/2013/08/Ayat-dan-Hadits-Sumber-Rujukan-Pembagian-Waris-Secara-Islam.html
2. Silakan klik http://www.jadipintar.com/2013/04/Hukum-Waris-Islam-dan-Ancaman-Bila-Tidak-Membaginya-Sesuai-Syariah.html
3.Ahli waris dan pembagiannya:
- Isteri (ke-3): 8/64 (12,5%)
- Anak laki (I): 14/64 (21,87%).
- Anak laki(II): 14/64
- Anak peempuan (II):7/64 (10,93%).
- Anak perempuan (II):7/64
- Anak perempuan (III):7/64
- Anak perempuan (III):7/64

Anak Melayu mengatakan...

Assalamu'alaikim pak Ustad....
Mohon bantuan pak Ustadz cr pembagian warisan bapak kami yg sdh meninggal 35 th yll.
Adapaun beliau meninggalkan sebidang tanah dg ukuran 130 m x 15 m (tanah kosong) & 107 m x 15 m tetapi ada rumah org tua ditanah ini. Adik beradik 7 org laki laki & 3 org perempuan. Alhamdulillah ibu kami masih hidup sampai saat ini.
Ibu kami berpesan selagi beliau masih sehat, segera bagikan warisan tersebut.
Mohon bantuan pak Ustadz agar km tdk salah dlm hal ini.
Terima kasih, wassalam...

coda bujuki mengatakan...

As. P. Ustdaz, mohon jawaban untuk masalah saya tersebut, krn warisan harus saya bagikan secepatnya, terima kasih. Wass. Wr. Wb. ( Rudi coda )

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam wr.wb.
Permintaan ibu anda agar segera membagi warisan bapak adalah pesan yang sesuai ajaran Islam, laksanakanlah segera. Mengenai pembagian para ahli waris menurut hukum agama adalah sbb.:
- Ibu : 17/136 (12,5)
- 7 Anak laki-laki, masing-masing:14/136 (10,29%)
- 3 Anak perempuan, masing-masing: 7/136 (5.14%)
Silakan dibagi sesuai proporsi perolehan ahli waris, apakah asset akan dikurskan dengan nilai taksiran rupiah dulu, atau dibagilah tanah sesuai persentase masing-masing.

Wasiun Mika mengatakan...

Sdr. Rudi Coda, silakan lihat di atas, sudah ana jawab

Kunto Aji mengatakan...

assalamualaikum wr, wb. ustadz, izin bertanya.

beberapa waktu yg lalu ibu saya meninggal. beliau meninggalkan sebuah rumah untuk kami 5 bersaudara. kami berlima terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan. saya mau bertanya bagaimana pembagian harta warisan berupa rumah tersebut jika kondisinya 2 laki-laki masih memiliki tanggungan istri dan anak. 1 perempuan sudah bercerai. 1 perempuan suaminya sudah meninggal. 1 perempuan lagi masih memiliki suami namun beliau dan suaminya sudah tidak bekerja??

terima kasih dan mohon penjelasannya,
wassalamualaikum wr, wb.

Wasiun Mika mengatakan...

'Alaikum salam wr. wb.
Jika anda sudah tidak punya bapak lagi, maka menurut hukum Islam, semua harta peninggalan orang tua diberikan kepada para anaknya sebagai ahli waris, dengan komposisi:
- 2 Anak laki-laki masing-masing: 2/7 bagian, dan
- 3 Anak perempuan masing-masing 1/7 bagian.
Semoga bermanfaat.

doel anak betawi mengatakan...

Assalmu'Laikum wr.wb pak ustad
Saya mau tanya bagaimana cara pembagian warisan jika bpk sy udah meninggal ibu sy msh hidup.ibu sy adalah istri muda bpk sy dr hasil perkawinan ibu & bpk sy menghasil 1 anak laki2 dan 2 anak perempuan.dr istri pertama ayah sy memiliki 1 anak laki2 & 3 anak perempuan 1 anak perempuan telah meninggal, begitu jg ibu sy membawa 1 anak perempuan.bagaimana cara pembagianny dgn sebidang tanah kira2 4m/.mohon pencerahanny terima kasih pak ustad
Assalamu'Laikum wr.wb

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam wr. wb.
Mohon dikonfirmasi dulu:
1. apakah isteri pertama bapak masih hidup ?
2. Anak perempuan yang meninggal, duluan mana meningglnya dengan bapak ?

Hanjar mengatakan...

Assallamu allaikum pak uztad
9 september 2013 ayah saya meninggal
Dan meninggalkan satu orang istri 3 anak laki2 dan 1 anak perempuan. Ibu saua mempunyai 1 org anak laki2 dr pernikahan sebelumnya (cerai mati). Awal pernikahan ibu dan ayah tidak punya apa2. Tp seiring berjalannya waktu ayah dan ibu mempunyai beberapa aset rumah, tanah, dan perhiasan. Yg mana stlh menikah dgn ayah saya. Ayah bekerja di BUMN. Ibu seorang ibu rmh tangga. Tp memulai bisnis jual beli perhiasan ketika anak snak ke 3 dr ayah sy skrg lahir. Dan sejak memiliki segalanya ibu saya merasa semua harta benda ibu yg cari/milik ibu sendiri. Pertanyaan saya :
1. Apakah benar hanya ibu yg memiliki semua harta waris itu ? Padahal ayah sy jg sll memberikan penghasilannya kpd ibu sy.
2. Apa hukum islam nya jika ibu tdk mau membagi waris nya ?
3. Jika dibagikan berapa prosentase utk 3 anak laki2, 1 anak perempuan dan 1 anak laki2 beda ayah ?

Terima kasih saya ucapkan sebelumnya.
Wassalam

Sarah Eka Chairunnisa mengatakan...

Assalamualaikum.

Saya mau bertanya, bila ada kasus seperti ini, bagaimana perhitungannya?

Seorang bapak A sudah meninggal dunia dan meninggalkan istri B(yang sudah menikah lagi). Dari pernikahan A dan B, mereka hanya mempunyai 3 anak perempuan yang belum menikah semua.

Bapak A sudah tidak mempunyai orang tua dan Ibu B hanya mempunyai ibu yang masih hidup.

Bapak A mempunyai saudara kandung sebanyak 6 saudara laki2 yang masih hidup dan 3 saudara perempuan yang masih hidup.

Ibu B mempunyai saudara kandung sebanyak 3 laki2 yang masih hidup dan 2 perempuan yg masih hidup.

Mohon bantuannya bagaimana perhitungan pembagiannya..

Terima kasih. Wassalamualaikum.

Dita Irawati mengatakan...

Assalamualaikum pak..
saya mau bertanya..
Ayah saya baru meninggal.. tetapi sebelumnya berpesan utk menjual rumah.
Anak ayah saya adalah saya (perempuan) dan adik saya (laki).. Ibu masih ada.
Yang jadi masalah.. rumah yg dijual masih atas nama adik ayah (bukan rumah warisan).. tapi ada perjanjian diatas materai bhw adik ayah melepaskan kepemilikan rumah menjadi milik ayah setelah rumah lunas dibayar ayah ibu saya .

Bagaimana cara pembagian Rumah tersebut.. misalkan rumah tersebut laku 1.5M.

Terima kasih atas penjelasan bapak..
Waalaikum salam

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam wr.wb.
1. Menurut hukum Islam, harta itu tergantung dari siapa yang memperolehnya, dalam bisnis bersama, perlu diperhitungkan juga saham/kontribusi bapak alm. intinya yang disebut harta warisan bapak itu yang berasala dari: perolehan, pendapatan, pembelian dan pemberian.
2. Silakan dibacakan surah Annisa ayat:14 dan al-fajr: 19.
3.Yang dibagikan adalah harta milik ayah (saja), yakni:
a. Isteri: 1/8
b. 3 Anak laki-laki masing-masing:1/4
c. 1 orang anak perempuan:1/8
Anak ibu dari suami terdahulu tidak mendapatkan bagian dari ayah, karena tidak ada hubungan darah, kalau ibu yang meninggal, barulah dia dapat.

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Mbak Sarah Khairunnisa
'Alaikum salam wr.wb.
Ketika bapak meninggal, maka harta diberikan kepada orang-orang yang mempunyai hubungan darah atau perkawinan saja, yakni:
1.Isteri:1/8 atau 12,5%
2.3 Anak perempuan: 2/3, atau masing-masing: 22,22%
3.6 Saudara laki-laki, masing=masing:2.77%
4.3 Saudara perempuan masing-masing:1.38%
Semoga bermanfaat.

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk mbak Dita Irawati
'Alaikum salam wr.wb.
1. Lunasilah rumah itu dengan uang hasil penjualan rumah bapak.
2. Sisanya diberikan sebagai warisan kepada:
a. Ibu:12.5%
b.Anak laki-laki: 58.33%
c. Anak perempuan: 29.16%

Wasiun Mika mengatakan...

KAMI MOHON MAAF .....
Assalaamu'alaikum wr.wb.
Dikarenakan banyak tugas luar, waktu blogging ana di depan laptop sangat sempit sehingga lama sekali baru bisa menjawab pertanyaan pengunjung. Sekiranya ada yang hendak berkonsultasi waris, ana sarankan menggunakan fasilaitas KONSULTASI WARIS PRIBADI saja, karena langsung terhubung dengan hp yang mengikuti kemana saja ana pergi. Atau copas dan berkunjung ke link ini
http://www.jadipintar.com/2014/10/konsultasi-waris-islam-online.html
Mohon pengertian dari para penegak hukum waris Islam semuanya, jazaakumullaahu khaira.

dalia zahra zahra mengatakan...

Dari fairus
Assalamu'alaikum pak ustad...sy mau bertanya tentang hak waris.
mayit meninggalkan ahli waris 3 perempuan, 6 laki2. tirkah yang dibagikan diperkirakan 300 jt. mhn pemecahannya pak ustad. makasih.
assalamu'alaikum,..

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam, silakan saudara Fairus lihat jawabannya di http://www.jadipintar.com/2016/04/cara-membagi-waris-kedua-orang-tua-untuk-anak-anaknya.html

eddisuryo mengatakan...

Assalamualaikum Wr Wb
Salam pak ustad..
saya mau menanyakan tentang pembagian warisan dari orangtua,
Kedua orangtua saya Bapak dan Ibu sudah Meninggal, yang meninggal terakhir adalah
Almarhum Bapak, Beliau meninggalkan beberapa Warisan yang berupa Bangunan rumah dan beberapa tanah ladang. saya mempunyai 3 saudara kandung, saya sendiri anak laki-laki nomor dua, kemudian kakak saya perempuan dan adik saya perempuan. masing-masing sudah berkeluarga.
Adapun yang saya tanyakan adalah bagaimana pembagian warisan peninggalan orangtua kami, berapa masing-masing dapat bagiannya. mohon pak ustad untuk penecerahannya. Terimakasih.
Wasalamualaikum Wr.Wb.

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam, silakan lihat jawabannya di
http://www.jadipintar.com/2016/05/cara-membagi-warisan-orang-tua-dengan-para-saudara.html

trafalgar law mengatakan...

Assalamualaikum wr wb... pak ustad saya ingin menanyakam seputar presentase pembagian waris dengan fakta sbg berikut.. ayah saya sudah meninggal, ayah adalah anak tunggal dan orang tua dari ayah(kakek&nenek) sudah meninggal juga.. ayah meninggalkan isrti, 6 anak laki2 dan 10 anak perempuan..yang ingin saya tanyakan berapa presentase setiap keluarga saya,
Terimakasih pak ustad jika berkenan memberi tahu..
Semoga pak ustad selalu diberkahi dan diridhoi serta dipanjangkan umurnya..
Wasalamualaikum wrwb

Vindra Agastya mengatakan...

Bagaimana jika kondisinya harta waris dari kakek org tua saya dari bapak saya...
Jika menurut islam bagaimana?
Apakah seorang cucu tidak mendapatkan bagian sama sekali atah terserah org tua(bapak) dia mau membagikan kepada siapa2 saja.
Posisinya kakek saya anak tunggal mempunyai 2 org anak, anak pertama bude saya(seorang wanita), bapak saya anak ke-2 (seorang laki2).
Bude saya menikah dengan org belanda, kakek saya kristiani, bapak saya mualaf.
Nah bapak saya menikah mempunyai istri dan 2 org anak yg masih ada.
Saya anak laki2 adik saya perempuan.
Mohon informasinya dan mohon di balas ke email saya agas.fm@gmail.com

rinda sari mengatakan...

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Salam pak ustad,,
ada yang mau sy tanyakan mengenai hak waris
saya mempunyai anak 2 laki-laki semua,,, 1 anak disaat sy masih sm mantan istri sy dan 1 lagi anak sy bersama istri sy saat ini,,,
saat sy bercerai dengan mantan istri sy / ibu dari anak sy,,,mantan istri sy tdk menuntut harta gono gini asalkan semua harta yg dihasilkan disaat kami berdua dulu hidup bersama menjadi milik anak sy dari mantan istri sy seutuhnya,,,
sementara saat ini sy sdh menikah dan punya anak lagi 1 anak laki-laki dari istri sy yg skrg,,,
yang mau sy tanyakan bgmn cara pembagian harta warisan tsb apabila sy ingin membaginya menurut ajaran agama islam dan al sunnah dan hadist,,, wassalam

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam, silakan bapak melihat jawabannya di posting kami
http://www.jadipintar.com/2016/05/cara-membagi-waris-peninggalan-ayah-untuk-keluarga-besar.html

rifqi_zamakhsyari mengatakan...

Assalanualaikum Ustd ,

Saya mau bertanya ust ,saya mempunyai seorang nenek yg telah lama meninggal , mempunyai anak 8 org , 4 laki- laki ,4 perempuan
harta yang di tinggalkan oleh nenek diasumsikan RP.350.000.000 ( tiga ratus lima puluh juta ), yang saya tanyakan pembagian waris nya yg benar menurut hukum islam itu ,bagaimana ...?

Terima kasih ustd .

mella adzkia dewi mengatakan...

Assalamualaikum ustad
Mau tanya perhitungan Waris Jika seorang pria meninggal dengan meninggalkan ayah, ibu, istri dan 2 org adik Laki2
Terimakasih sebelumnya atas bantuannya.

Wasiun Mika mengatakan...

Utk sdr.Rinda Sari,
Alaikum salam, silakan lihat jawabannya, klik link ini http://www.jadipintar.com/2016/06/cara-membagi-warisan-untuk-anak-anak-dari-dua-isteri.html

Wasiun Mika mengatakan...

Utk Sdr RIFQI ZAMAKHSYARI
Alaikum salam wr.wb.
Jika nenek sudah tidak memiliki suami dan orang tua, maka bagilah hartanya menjadi 12 bagian. Untuk anak perempuan masing-masing 1/12 dan untuk anak laki-laki, masing-masing 2/12 (1/6).
Gampang kan ?

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk Sdr MELLA AZKIA DEWI.
Alaikum salam wr.wb.
Ahli Waris dan bagiannya:
1. Isteri: 3/24 (12,5%).
2. Ibu: 4/24 (16,66%).
3. Ayah: Sisanya semua atau 17/24 (70,82%).
Keterangan:
Adik laki-laki tidak mendapat waris karena terhalang (mahjub) dengan adanya ayah, silakan lihat surat An-Nisa: 11.

purcah93 mengatakan...

asalamualikum pa ustaz, mohon penjelasan :
ayah sy meninggal, dan kami sekarang ada ibu dan 7 org sudara perempuan akan tetapi 1 orang sudara perempuan sudah meninggal tapi memiliki anak 1 laki laki dan 3 orang perempuan, dan laki lakinya saya dan adik saya .
pertanyaan:
1. jika kami ingin membagi harta warisan berapa bagian masing masing?
2. apakah kaka perempuan saya yg sdh meninggal juga berhak dapat?
3. jika kami bersepakat membagi harta warisan setelah ibu kami sdh tiada lalu berapa bagian masing masing dengan susunan keluarga seperti diatas, demikian mohon penjelasan terimakasih, wasssalam

yuli mengatakan...

Assalamualaikum pak Ustd,
Mau tanya perhitungan Waris jika ahli waris meninggalkan
1 anak laki2/pakde
2 anak perempuan/ibu saya meninggal th 2015(mempunyai 1 anak laki2 & 2 anak perempuan)
3 anak perempuan/tante meninggal th 2014(mempunyai 1 anak laki & 1 anak perempuan)
4 anak perempuan/tante
5 anak laki2/om

Terimakasih sebelumnya atas bantuan Bpk
Wassalamualaikum wr wb.

Afifah Dewi Kirana mengatakan...

Assalamualaikum wr wb
Salam pak ustad
Saya sedang bingung dengan pembagian warisan keluarga suami saya tolong bantuannya
Ibu dan bapak suami saya memilikki rumah dan 1 anak laki2. Setelah ibu meninggal bapak menikah lagi dengan janda beranak 1 laki2 dan sekarang dikaruniai 3 anak (2 anak laki2 dan 1 anak perempuan). Itu bagaimna y pak ustad cara pembagiannya bila rumah itu di jual sedangkan rumah itu tidak memilikki sertifikat rumah dan ibu tiri suami saya berpendapat kalau nantinya akan dibuatkan sertifikat harus menggunakan nama anaknya bukan atas nama suami saya dari istri yg telah meninggal.mksh

Musthofa naya mengatakan...

Assalamualaikum Wr Wb
Nama saya Musthofa
Saya mempunyai saudara yang yang punya permasalahan seperti ini :
kedua orang tuanya sudah meninggal dunia, keluarganya mempunyai 3 orang lelaki (A, B dan C ) dan 5 orang perempuan (D, E,F, G,dan H), B dan C (laki-laki) sudah meninggal dan tidak punya keturunan, D,E dan F (Perempuan)juga sudah meninggal dan masing - masing mempunyai beberapa anak, sehingga yang tersisa hidup adalah 1 orang lelaki (A) dan 2 orang perempuan (G dan H), pertanyaan saya adalah :
1. Apakah cucu dari D,E,dan F mempunyai hak waris sesuai apa yang didapatkan ibu mereka? saat ini mereka sedang menuntut ke pengadilan
2. Bagaimana pembagian warisan dari harta tersebut?
Terimakasih sebelumnya saya ucapakan ..Jazaakumullahu khoiron
Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh..

suradi hermanto mengatakan...

Aslmkm Pak Ustad...
Mohon Pencerahannya perihal Pembagian Warisan dalam hukum Islam .
Permasalahnnyan :
Kakek saya Alm Sulaiman mempunyai anak 4 Putra ( semuanya sdh alm ) dan 7 Putri ( 6 Almh dan 1 msh hidup ) :dengan susunan keluarga sbb :
1. Alm MANANI ( mempunyai anak 09 Org )
2. Almh Manowiyah ( mempunyai anak 02 Org )
3. Almh Salbiah ( mempunyai anak 01 Org )
4. Almh Nafsiah ( mempunyai anak 04 Org )
5. Alm Mustijab ( mempunyai anak 02 Org )
6. Alm Jerman ( mempunyai anak 11 Org )
7. Almh Mustoinah ( Tanpa Keturunan )
8. Alm Munajat ( Tanpa Keturunan )
9. Almh Rumiatun ( Tanpa Keturunan )
10.Almh Kalimah ( mempunyai anak 01 Org )
11. SULASIH ( masih sehat wal afiat dan mempunyai anak 07 Org )

Anak yang ke 9 An. Almh RUMIATUN meninggal dunia dengan meninggalkan harta, yang ingin saya tanyakan :
1. Apakah harta yang ditinggalkan almh Rumiatun termasuk merupakan Harta Warisan ?
2. Siapakah yang berhak atas harta warisan tsb ? mengingat sdr/sdri dr Almh 09 Org sdh meningal dunia dan 1 tinggal 1 org yang msh sehat wal afiat
3. Bagaimana cara hitungan pembagian terhadap harta tsb ?
4. Apakah sdr Almh Rumiatun yg juga sdh meninggal terlebih dhulu dgn tanpa keturunan juga berhak mendapatkan pembagian terhadap harta warisan tsb ?
5. Bagaimana caranya bilamana salah satu keturunan dr alm dan almh yang menginginkan akan mensedekahkan atau berbuat amal jariah yg ditujukan buat almh Rumiatun
6. satu satunya anak dr Kakek Alm Sulaiman yang msh sehat wal afiat apakah mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dlm menyelesaikan prmasalahan pembagian harta warisan tsb ?
7. Demi kebenaran baik secara agama islam dan negara untuk penyelesaian permasalahan ini ke Intansi mn dan kpd siapa permasalahan ini diajukan ?


Wasalamualaikum warohmatullah wabarokatuh
Terimakasih dan sangat diharapkan pencerahannya

Wasiun Mika mengatakan...

Alaikum salam. sdr Purcah93 dan mbak Yuli, silakan lihat jawabannya di http://www.jadipintar.com/2016/08/apakah-bagian-ahli-waris-yang-meninggal-lebih-dulu-bisa-diturunkan.html

Wasiun Mika mengatakan...

Untuk sdr. Afifah, Musthofa dan Suradi, silakan lihat jawabannya di http://www.jadipintar.com/2016/08/cara-memecahkan-pembagian-waris-keluarga-turun-temurun.html

«Terlama ‹Lebih tua   201 – 257 dari 257   Lebih baru› Terbaru»